Jumat, 28 Mei 2010

The only constant is change



Terinspirasi dari lagu dengan judul yang sama ,kali ini gw ingin mencoba bercerita apa yang ada dalam pikiran gw. Manusia pada umumnya adalah mahluk yang mengenal akan bosan.Meskipun tingkat resistensi terhadap kebosanan berbeda beda,ada yang memiliki resistensi yang tinggi dalam artian tidak mudah bosan namun ada juga tipe manusia yang cepat bosan seperti gw ini.


Sebenarnya apa sih manfaat dari adanya rasa bosan ? Beberapa dari kalian mungkin akan berpikir kalau bosan itu adalah sifat yang buruk.Well itu g seluruhnya salah,tapi cobalah untuk tidak men-judge segala sesuatunya secara langsung. Kebosanan adalah suatu kondisi dimana kita merasakan seolah olah dalam keadaan yang stagnan.Lalu apakah manfaat dari bosan itu sendiri ? Rasa bosan adalah initial state dimana apabila kita berhasil melanjutkan pada fase selanjutnya kita akan mendapatkan sebuah langkah awal dari Better State,yaitu perubahan.Dalam menjalani kehidupannya manusia memerlukan adanya perubahan,untuk apa ?

Perubahan pada dasarnya adalah salah satu alat agar manusia menjadi lebih baik. Dalam kitab apapun selalu ditunjukkan bahwa manusia haruslah terus menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dan perubahan akan menjembatani manusia dalam mencapai keadaan lebih baik dari sebelumnya. Namun tidak ada di dunia ini sesuatu tanpa resiko baik resiko yang kecil ataupun yang high risk. Resiko terbesar dari perubahan adalah worst state,mendapatkan keadaan yang justru lebih buruk dari sebelumnya. adalah mustahil mengetahui tanpa mencobanya terlebih dahulu. Untuk itu diperlukan sebuah Pola pikir atau logika dasar agar perubahan yang kita lakukan tidak berujung pada kegagalan. Logika dasar yang harus dimiliki adalah bagaimana cara menghadapinya bukan menghindarinya (masalah ).


Seperti sebuah loop tanpa akhir,kebosanan akan mengakibatkan perubahan dimana keberhasilan perubahan ditentukan dari cara bagaimana kita menghadapi masalah kita bukan menghindarinya. Dan meskipun kita berhasil ataupun gagal kita akan selalu kembali ke rantai dasar dari apa yang kita bicarakan,yakni bosan. Lalu bagaimana agar kita tidak mengalami suatu kebosanan ? dan lagi lagi jawabannya adalah sama dengan logika dasar yang harus dimiliki dalam melakukan perubahan. Yup, Kita harus menghadapinya bukan justru menghindarinya.Jadi nonsense-lah kalu kita mencoba keluar dari lingkaran kebosanan. Yang bisa kita lakukan adalah menghadapinya atau run such like a coward.


Berbagai cara menghadapi sebuah kondisi kebosanan mungkin akan berbeda beda tiap manusia, Seperti sebuah anekdot dalam matematika, one problem many solution.Cara cara tersebut akan semakin berbeda antara satu dengan yang lain tergantung dari beberapa faktor,seperti latar belakang pendidikan,tingkat logika serta tingkat kreativitas.Disini gw g membahas how to solve nya,melainkan hanya memberi tahu kunci nya saja. The only constant is change,yup kalimat itu adalah kunci dari mendapatkan how to solve-nya. Berpikirlah bahwa yang benar benar konstan hanyalah perubahan. Jadi meskipun kita hanya berdiam diri sengguhnya kita sedang mengalami perubahan. Seperti yang di jelaskan dalam hukum entropi (wuezz,masih inget gw :D ) pada hukum termodinamika II bahwa dalam kondisi terisolasi (secara umum dunia selalu dalam kondisi terisolasi,yakni terisolasi ruang serta waktu) , entropi dalam suatu sistem akan berubah. Sekilas saja mengenai entropi agar tidak danggap melenceng dari judulnya (sebenerny gw cuma paham itu ,aj…hhe),entropi adalah derajat ketidak-teraturan. Perubahan sistem dari keadaan stabil menjadi tidak stabil adalah peningkatan entropi. Jadi walaupun terlihat stabil sesungguhnya alam semesta mengalami perubahan.Universe are expended (wuuuz,setelah pisika sekarang gw bicara astronomi…hhe) membenarkan teori tersebut.

So the conclusion –nya adalah manusia akan selalu mengalami perubahan tidak peduli seberapa kecil atau tidak berpengaruhnya perubahan tersebut terhadap u’r wole life. Tinggal kita mau mencoba mengawali perubahan atau perubahan yang akan mengawalinya sendiri. Tentunya dalam batas bahwa kita harus menghadapi masalah kita bukan justru menghindarinya. Salah satu cara gw yang paling ekstrim dalam menghadapi masalah adalah dengan menikmati masalah itu sendiri.Gw sendiri masih belum bisa sepenuhnya menikmati masalah yang gw hadapi. Dan salah satu cara yang temen gw lakuin adalah mennyadari bahwa manusia terus berubah,hingga suatu saat kita akan merasakan kerinduan terhadap keadaan kita saat ini meskipun keadaan kita belum tentu menyenangkan. Terbukti apabila kita mengingat ingat masa lalu meskipun masa lalu itu berupa nightmare tapi kita akan selalu tersenyum jika kita mengingatnya.

…and to proof myself, I decided to create this article.Gw sedang dalam upaya untuk belajar dalam kemampuan verbal,setelah cukup lama gw bermain dalam art. At last,gw sendiri masih belum menguasai teknik ini seutuhnya,tapi paling tidak gw ingin share pada kalian semua tentang apa yang gw tahu. Any comment would be appreciated,klo lo cuma mendebatny dalam pikiran itu hanya akan berakhir juga dalam pikiran.


So,leave comment ya…

3 comments:

bin mengatakan...

ex-elektro ugm yha?
saya calon pharmacist dari ugm..ehehe
suka sama
-pembahasan entropinya *sayang yah cuma dikit
-the only constant is change
...keren.

goris mengatakan...

wah calon Alchemist eh Pharmacist dink...
soal entropi tu cuman sedikit puing2 yang masih ada
eniwey makasih atas komenya bu Wisnu..^^
semoga hbungan anda tetap abadi...wkwkwk..

bin mengatakan...

aooohh....kok tau..!!
-_-a

iya donk abadi
contohlah kita..!
hahah

Poskan Komentar