Kamis, 15 Juli 2010

d204



Ruangan itu masih kosong, dengan segala kondisi yang masih belum siap untuk digunakan. AC ruangan pun terlihat kosong sekosong ruangan itu. Bangku bangku tersusun rapi dalam aturan geometris harmonis, seolah ingin mengungkapkan sebuah pesan kepada siapapun dalam ruangan tersebut. Papan tulis masih berisi tulisan tulisan dari hari kemarin. debu pun terlihat disetiap meja di ruangn tersebut. perlahan namun pasti pintu ruangan itu terbuka. Dengan langkah kosaong aku mulai berjalan menyusuri meja meja yang terlihat rapi menuju meja kedua dari belakang. Tanpa mempedulikan kondisi ruangn tersebut layak atau tidak aku mengambil posisi duduk setelah perjalanan yang cukup jauh dari kos ke ruangan ini. Ruangan yang kosong itu seolah menghipnotisku untuk melamun, entahlah... akupun tak peduli apa yang aku lamunkan.

Kemudian satu per satu mereka datang dan satu per satu pula mereka berhasil membuyarkan lamunanku. Sambil menahan hawa dingin dari AC ruangn yang aku rasa telah dinyalakan semalaman, aku menghampiri mereka menanyakan hal hal kecil sekedar untuk berbasa basi. Setelah libur UAS semester lalu, hari pertama masuk kali ini langsung kuliah tanpa ada persiapan sedikitpun yang aku lakukan.

Waktu menunjukkan pukul delapan saat dosen masuk. Namun formasi kelas masih belum lengkap, masih banyak teman teman yang belum datang. Masih di kampung mungkin, atau memang terlambat seperti biasanya. Rupanya libur yang cukup lama membuat kami, para mahasiswa plat merah ini semakin menjadi malas.

0 comments:

Poskan Komentar