Minggu, 28 Agustus 2016

Mengatasi / Solve Windows cannot be Installed to this Disk.

Mengatasi / Solve:
1. Windows cannot be Installed to this Disk.  The Selected Disk has an MBR partition table. On EFI system, Windows can only be installed to GPT disks.
2. Windows cannot be Installed to this Disk. The Selected Disk is of the GPT partition style. Windows caannot be installed to this hard disk space. The partition is an EFI system Partition (ESP).

Install ulang windows bagi sebagian kalangan dewasa ini semakin mudah, sebenarnya, sayangnya bagi yang sudah lama tidak menginstall ulang kemudian dihadapkan pada kondisi install ulang Windows 8/ Windows 8.1/ Windows 10 maka permasalahan permasalahan baru yang sebelumnya tidak ada menjadi muncul.

Saya sendiri mengalami 2 Permasalahan berbeda ketika menginstall ulang Windows 10. Permasalahan tersebut saya temui ketika mencoba menginstall ulang windows melalui media Flash Disk/ USB Disk. Pada2 laptop ditemui 2 permasalahan yang berbeda, yakni:

1. Laptop Asus A456U

Pada laptop ini ketika memilih disk partisi untuk diinstall windows muncul  "Windows cannot be Installed to this Disk.  The Selected Disk has an MBR partition table. On EFI system, Windows can only be installed to GPT disks."

2. Laptop Asus A555L


Pada laptop ini ketika memilih disk partisi untuk diinstall windows muncul "Windows cannot be Installed to this Disk. The Selected Disk is of the GPT partition style. Windows cannot be installed to this hard disk space. The partition is an EFI system Partition (ESP)."

Tentunya saat itu saya mengalami kepanikan, searching solusi tidak memberikan hasil. Memang ada solusi simpel, yakni Clean Disk via CMD saat masuk ke pemilihan partisi, tetapi siapa yang rela file di semua partisi (C, D dan E) hilang. Karena sejatinya file tersebut terkadang jauh lebih berharga daripada hardware/ laptop nya itu sendiri. Oleh karena itu saya tidak akan membahas solusi tersebut, solusi yang saya sampaikan merupakan best solution untuk laptop anda.

Solusi kuncinya adalah Setting Cara Memasukan Windows ke dalam Flash Disk/ USB Disk itu sendiri, atau dalam kata lain setting membuat Bootable Windows di Flash Disk/ USB Disk.

Dari banyaknya cara membuat bootable USB/ Flash Disk, rufus merupakan software termudah dan terbaik. Untuk versi yang kami gunakan saat ini adalah versi 2.10 yang bisa didapatkan di rufus 2.10 atau rufus 2.10.

Sebelum membuat bootable windows di flash disk/ usb disk pastikan flash disk/ USB disk tersebut memiliki kapasitas minimal 4GB karena dewasa ini filae iso windows untuk x64 berkisar 3,8GB keatas.
Solusi untuk
1.  "Windows cannot be Installed to this Disk.  The Selected Disk has an MBR partition table. On EFI system, Windows can only be installed to GPT disks."

1) Download rufus, kemudian klik kanan, pilih run as Administrator.
2) Pada Device pilih flash disk/ USB disk anda. kemudian klik gambar CD disamping box ISO Image. Pilih file ISO windows anda.
3) Pada Partition scheme and target system type inilah titik pentingnya. Disini pastikan anda memilih "MBR partition scheme for BIOS or UEFI-CSM".
4) Klik start dan tunggulah sampai selesai.

2. "Windows cannot be Installed to this Disk. The Selected Disk is of the GPT partition style. Windows caannot be installed to this hard disk space. The partition is an EFI system Partition (ESP)."

1) Download rufus, kemudian klik kanan, pilih run as Administrator.
2) Pada Device pilih flash disk/ USB disk anda. kemudian klik gambar CD disamping box ISO Image. Pilih file ISO windows anda.
3) Pada Partition scheme and target system type inilah titik pentingnya. Disini pastikan anda memilih "GPT partition scheme for UEFI".
4) Klik start dan tunggulah sampai selesai.

Yap, perbedaan kecil di langkah ketiga bisa membuat orang panik ketika sudah terlanjur dalam proses menginstall ulang. Proses selanjutnya sama seperti proses install ulang windows pada umumnya, yakni:

1) Laptop posisi mati, pasang bootable flash disk yang sudah dibuat tadi, pastikan sesuai dengan permasalahannya.
2) Ketika logo manufaktur muncul, misalnya logo Asus muncul, masuklah ke BIOS. masing masing manufaktur memiliki setting yang berbeda beda, untuk laptop asus yang kami gunakan bisa dengan menekan tombol F12, untuk laptop lain biasanya berkisar antara tombol F8/ F10/F12/Del.
3) Pada BIOS, aturlah urutan booting menjadi Flash Disk di urutan pertama, pastikan anda tahu nama flashdisk anda. Save and Exit
4) Untuk laptop asus bisa dipastikan lagi dengan menekan tombol ESC dan F1 secara bergantian dan berulang ulang. Kalau muncul 2 versi, misal HP V100 dan HP V100 UEFI, pilihlah yang tanpa UEFI dulu, apabila nanti gagal bisa dipilih yang versi UEFI.
5) Klik Install, Pilih partisi, pastikan tidak salah partisi supaya tidak ada partisi yang berisi data pribadi malah keformat dan keisi windows.
6) Klik Next, tunggu sampai selesai. Ketika selesai maka windows akan restart, pada saat posisi restart cabut flash disk.
7) Isi setting, setting tersebut nantinya bisa disetting ulang kok. Isi Username dan Password. Password bisa dikosongin dahulu, sehingga nanti ketika proses install driver anda tidak perlu repot mengisi password login windows terus terusan. Selesai install driver, office dll anda bisa menambahkan password untuk laptop anda kok.
8) Done, selamat menggunakan windowsnya.

0 comments:

Poskan Komentar