Kamis, 06 Januari 2011

Jenis Bahan Kaos Dan Sablon

Jenis Bahan Kaos Dan Sablon



Kemarin, saat saya membuat kaos dengan ukuran dan desain sesuai keinginan saya pada salah satu lapak di kaskus sang Agan penjual jasa membuat kaos berbaik hati memberi penjelasan tentang jenis bahan kaos dan jenis sablon.

Berikut ini hasil tanya tanya saya:

Untuk membuat sebuah kaos sangatlah banyak. Mulai dari Cotton, CVC (Viscose), Polyester sampai higet. Namun , untuk kaos yang berkualitas disarankan menggunakan cotton kombed & cotton cardet. Jenis kaos ini dipilih karena kualitasnya bagus, nyaman, lembut dan menyerap keringat.

Berikut ini beberapa jenis kaos yang populer digunakan sebagai bahan kaos yang banyak dipasarkan. Jika Anda ingin belanja bahan kaos, ada baiknya untuk wilayah Bandung dapat hunting di sekitar Pasar Baru (Jalan Otista). Sepanjang jalan tersebut berderet toko grosir kaos, dimana mereka memiliki pabrik di sekitar Cigondewah, Cimahi ataupun Majalaya. Sedang untuk toko dijalan Otista merupakan outletnya.

1. COTTON
A. Combed
* Serat benang lebih halus.
* Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata.
* Lembut halus
* Menyerap keringat
* Adem

B. Cardet
* Serat benang kurang halus.
* Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata.
* Menyerap keringat
* Adem

2. TC (TETERTON COTTON)
Jenis bahan ini adalah campuran dari Cotton 35 % dan Polyester (Teteron) 65%. Dibanding bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali. Ini karena pengaruh dari poliester.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)
Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4. POLYESTER dan PE
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya.


JENIS-JENIS SABLON

1. Rubber
Lebih di kenal dengan nama sablon karet, sifatnya elastis. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. Untuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama.

2. Pigmen
Sablon menyatu dengan bahan. Ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam kain.

3. Superwhite
Mirip dengan sablon pigment, tetapi superwhite sedikit lebih tebal.

4. Plastisol
Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan sinar infra merah.

5. Glow in the dark
Cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol.

6.Reflektif
Cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M.

7. Discharge
Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan.

8. Flocking Cat
Sablon timbul yang di lapisi beludru.

9. Foam atau cat timbul
Bisa dari pasta GL, Rubber, atau plastisol. Biasa disebut dengan puff print. Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.

10. Foil
Jenis sablon yang menggunakan kertas berbahan logam


Nah setelah membaca tentunya kamu jadi lebih mudah dalam memutuskan mau pakai bahan dan sablon tipe apa kan :)
Kalau saya malah jadi bingung, terlalu banyak pilihan sih :D

1 comments:

Anonymous mengatakan...

Thanks infona, numpang copas gan...

Poskan Komentar